Memasuki usia senja seseorang harus berada di tempat tinggal yang lebih nyaman baginya. Menurunnya kekuatan fisik dan kondisi psikisnya, akan menurunkan berbagai kemampuannya. Karena itu sangat tepat untuk membuat rumah yang ramah terhadap orang lanjut usia. Apa saja yang harus diperhatikan, saat akan mendesain rumah ramah lansia?

Kamar mandi menyatu dengan kamar tidur

Persendian yang mulai tidak kuat, menjadikannya sulit atau lelah untuk bergerak lebih. Karenanya sangat tepat untuk mendesain kamar mandi di dalam kamar atau berdekatan dengan ruang keluarga. Agar aksesnya semakin mudah dan dekat. Sehingga mereka tidak terlalu kesusahan untuk menjangkau kamar mandi dan kamar tidur.

Kamar mandi juga harus dirancang dengan luas mencukupi. Agar lebih leluasa dalam bergerak di dalam kamar mandi. Dinding kamar mandi harus diberikan pegangan, khususnya di bagian pancuran, bak mandi untuk berendam dan toilet. Adanya pegangan membuat mereka lebih mudah saat keluar dan masuk dari bak mandi. Risiko tergelincir akan lebih bisa diantisipasi.

Anda juga dapat menaruh tempat duduk di bagian bawah pancuran, karena biasanya lansia tidak tahan berdiri dalam waktu lebih lama. Untuk pemilihan lantai harus selektif, agar tidak bertekstur lincin. Batu alam yang teksturnya tidak licin, cenderung lebih aman digunakan. Pastikan antara ruang tidur dan kamar mandi tidak terdapat tangga, agar tidak menyulitkan saat berjalan.

Penempatan furnitur

Tak hanya lantainya saja yang harus diperhatikan, penempatan furnitur di kamar mandi juga harus tepat. Perabotan tersebut jangan sampai terasa licin permukaannya. Pembersihan harus rutin dilakukan, agar tidak muncul jamur. Kalau dibutuhkan  bisa menaruh karpet untuk alas lantainya. Penerapan karet yang bisa menyerap air dapat dimanfaatkan sebagai alternatif alas lantainya. Dengan begitu benar-benar tercipta rumah ramah lansia.

WC duduk lebih disarankan untuk diterapkan, karena relatif lebih aman dibandingkan dengan model jongkok. Sedangkan untuk perabotan di dalam kamar tidur, sebaiknya memilih meja rias dan lemari pakaian yang tidak begitu tinggi. Hal itu juga berlaku untuk gagang pintu beserta kuncinya, harus ditaruh di tempat yang rendah. Agar mudah terlihat dan dijangkau oleh lansia.

Menerapkan sistem air yang otomatis

Anda bisa menerapkan sistem air otomatis, seperti pancuran atau selang, yang bisa digunakan untuk saat mandi atau buang air besar dan kecil. Sehingga dengan fasilitas ini, orang tua tidak perlu kesusahan untuk mengangkat gayung. Aktivitas ini bisa saja membuat otot terkilir.

Tata cahaya yang memadai

Ada baiknya untuk mengaplikaskan lampu yang wattnya rendah. Karena radiasi panasnya juga lebih kecil. Khususnya saat siang hari lebih disarankan untuk memaksimalkan paparan cahaya matahari lebih maksimal. Sinarnya yang hangat bisa menciptakan suasana yang menyenangkan dan menjadi rumah ramah lansia.

Rumah Ramah Lansia