Sebuah bangunan tua berupa gudang yang usianya sudah mencapai 120 tahun berhasil selamat dari gempa bumi hebat pada tahun 2011 silam yang terjadi di sebelah timur Jepang. Saat ini gudang tersebut difungsikan kembali tetapi bukan sebagai gudang melainkan dialihfungsikan menjadi sebuah rumah hunian yang nyaman dan layak untuk ditempati.

Ryo Matsui yang berprofesi sebagai seorang arsitek merupakan tokoh utama di balik rekonstruksi bangunan gudang tua ini. Ia berhasil membuat bangunan kuno tersebut seolah terlahir kembali dengan mengusung desain minimalis.. Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman spoon-tamago,com, meskipun gudang tersebut telah dirombah secara total, tetapi suasana tradisional khas Jepang masih tetap dapat dirasakan di dalam gudang yang saat ini telah menjadi rumah tinggal tersebut.

Bagian atap dan lantai rumah tersebut masih tetap mendapatkan sentuhan nuansa khas tradisional Jepang dan dilengkapi dengan pintu kayu tua. Tidak berbeda jauh dengan kebanyakan rumah – rumah khas Jepang, sirkulasi cahaya dan udara merupakan salah satu komponen yang penting untuk menyulap gudang tua menjadi rumah hasil rancangan Ryo tersebut.

Untuk interior di dalam ruang makan, Ryo sengaja membuat ruang makan tersebut terlihat seperti gudang anggur dan dikelilingi oleh tembok dari material bata. Alhasil ruangan ini mampu memberikan suasana hangat, romantis, dan juga intim. Suasana ini sangat cocok untuk menciptakan hubungan kekeluargaan yang baik dengan menjamu kerabat, sahabat, dan keluarga untuk makan bersama.

Sementara itu di bagian ruang tamu rumah ini, sirkulasi cahaya dan udara yang cukup membuat ruangan ini terasa nyaman. Ruangan tersebut juga mengusung desain minimalis dan cocok untuk dijadikan sebagai tempat menikmati teh hijau khas Jepang yang hangat saat pagi hari.

Tidak hanya sampai di situ saja, Ryo juga tidak lupa memberikan sentuhan tradisional khas Jepang untuk desain interior di dalam dapur. Dapur tersebut dibuat menghadap langsung ke taman sehingga suasana di dalam dapur terasa lebih sejuk.

Jika dilihat dari luar, bangunan rumah ini terlihat sangat sederhana dengan garis tegas seperti bentuk gudang tua pada umumnya. Bagian depan rumah dilengkapi dengan taman khas Jepang dengan dominasi tanaman hijau mulai dari pohon hingga tanaman – tanaman hias yang ditanam di taman.

Untuk mengimbangi tampilan taman yang hijau sekaligus memberikan kesan yang lebih alami, bagian jalan di depan rumah dilengkapi dengan bebatuan. Sementara itu dapur yang menghadap ke taman juga memiliki pintu yang sangat lebar sehingga memberikan kesan dapur tersebut terbuka dan langsung terhubung dengan taman.

Suasana di dalam interior rumah ini terasa begitu hangat dan bersahabat. Pasalnya ruangan tersebut didominasi oleh warna vanilla dan elemen kayu. Elemen kayu terlihat pada meja dan kursi yang digunakan, lantai, jendela, dan beberapa elemen lainnya. Untuk menegaskan kesan minimalis, jendela yang digunakan pun berbentuk persegi.

Gudang Tua