Merancang jalur pedestrian pada hunian – Udara merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia. Menghirup udara segar dan bersih setiap harinya juga akan membawa dampak baik bagi kesehatan. Itu sebabnya ruang terbuka hijau harus ada di beberapa tempat. Saat ini sudah banyak dibangun taman-taman yang dapat memberikan udara segar dan bersih bagi masyarakat di setiap tempat, baik itu di perumahan maupun di berbagai tempat yang disediakan oleh pemerintah. Jalur pedestrian atau jalur untuk pejalan kaki (pedestrian walk) merupakan elemen penting untuk melengkapi taman-taman tersebut. Dengan adanya taman sekaligus jalur pedestrian, masyarakat jadi bisa melakukan aktivitas atau olahraga yang menyehatkan. Kini masyarakat bisa melakukan jogging di taman dengan menghirup udara segar dan terbebas dari polusi.

Bagi Anda yang ingin melakukan aktivitas dengan menghirup udara segar setiap harinya, Anda bisa mengaplikasikan pedestrian walk ini pada taman di rumah Anda. Dengan adanya pedestrian walk, Anda bisa menghubungkan teras rumah dengan carport atau dengan area lainnya.

Dalam Merancang jalur pedestrian pada hunian, aspek keamanan dan kenyamanan perlu diperhatikan. Hal ini akan memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah ketika melangkahkan kaki di jalur pedestrian tersebut. Lalu bagaimana merancang jalur pedestrian supaya nyaman? Berikut ini hal-hal yang perlu dipersiapkan:

  • Pola Jalur

Agar bisa dilewati dengan nyaman, buat pola jalur sesuai dengan yang Anda inginkan. Selain itu perhatikan juga setiap belokan, lekukan, dan formasi bentuk jalur pedestrian agar dapat dilewati dengan nyaman ketika berjalan maupun berlari. Buatlah sehalus mungkin agar terasa nyaman ketika dilalui. Hindari juga formasi bentuk tikungan atau belokan tajam.

  • Struktur

Selain memberikan kenyamanan, sisi keamanan juga perlu diperhatikan ketika merancang jalur pedestrian. Buatlah struktur jalur pedestrian dengan pondasi yang kokoh agar permukaannya stabil. Agar dapat menahan beban dengan baik, tanam pondasi antara 10 cm – 15 cm di dalam tanah.

  • Bahan Penutup

Karena berada di luar ruangan, jalur pedestrian bisa menjadi licin jika terjadi hujan atau terpengaruh oleh cuaca lain. Hujan bisa membuat jalur pedestrian berlumut sehingga menjadi licin. Tentunya hal tersebut sangat berbahaya karena bisa membuat orang yang melewatinya terjatuh. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya gunakan material yang kesat dan antiselip pada penutup lantai. Material yang kesat dan anti selip misalnya adalah koral sikat, batu alam, dan conblock.

Jika menggunakan bahan dari semen, sebaiknya beri tekstur agar tidak licin. Selain itu hindari juga penggunaan keramik sebagai bahan penutup agar jalur pedestrian tidak licin.

  • Hindari Sudut Gelap

Sebaiknya buat jalur pedestrian di lingkungan terbuka dan beri jarak terhadap tanaman agar tidak menimbulkan lumut dan suasana yang lembab.

  • Beri Warna dengan Motif

Motif bisa membuat jalur pedestrian menjadi berwarna dan lebih menarik. Anda bisa membuat pola pada penutup lantai dengan cara manual atau dengan menggunakan cetakan.

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk Merancang jalur pedestrian pada hunian Anda?

Merancang Jalur Pedestria