Taman pada umumnya terletak di luar rumah atau di area terbuka. Namun, bila Anda melihat The Lowline Lab, maka Anda akan menemukan taman yang luar biasa unik. Taman ini terletak di bawah tanah. Meskipun terletak di bawah tanah, taman ini mempunyai tumbuhan yang benar-benar hidup dan dapat berkembang, layaknya tumbuhan di taman yang terletak di area terbuka.

Taman bawah tanah ini sebenarnya merupakan proyek percobaan. Seorang arsitek dari Raad Studio, bernama James Ramsey berhasil mendesain sistem yang menyalurkan sinar matahari dari luar menuju ke bawah tanah. Dengan adanya sistem ini, maka tanaman yang ditanam di bawah tanah tepatnya di bekas pasar di New York Lower East Side, Amerika Serikat, dapat tumbuh dengan baik.

Di taman dengan luas 5.000 meter persegi ini, terdapat puluhan jenis tanaman yang ditanam layaknya di taman. Yang menarik, taman ini mempunyai aroma khas tanaman yang datang dari banyaknya jenis tanaman di dalamnya.

Taman ini sendiri masih berada dalam tahap percobaan. Namun, pengunjung dapat mengintip beberapa bagian dari taman ini. Rencananya, The Lowline Lab akan dibuka secara resmi pada tahun 2020 mendatang.

Ramsey sendiri mengungkapkan taman bawah tanah ini tidak hanya menjadi atraksi yang dapat dinikmati masyarakat. Bila proyek ini berhasil, maka ada banyak hal baru yang dapat ditemukan. Salah satunya adalah penggunaan ruang bawah tanah yang berubah.

Ruang bawah tanah tidak hanya digunakan sebagai tempat perlindungan atau penyimpanan. Dengan adanya taman bawah tanah ini, maka akan ada metode holtikultura baru yang dapat dilakukan. Hal ini juga membuka peluang untuk bertambahnya lebih banyak taman maupun kebun yang bernilai komersial.

The Lowline Lab sendiri sudah berhasil menarik perhatian banyak negara. Hal ini terlihat dari banyaknya permintaan dibangunnya taman serupa dari beberapa negara. Mulai dari Paris, Seoul hingga Ankara, serta masih banyak kota-kota di dunia lainnya tertarik dengan proyek ini. Hal ini juga membuktikan banyaknya keuntungan yang dapat diperoleh dari taman seperti ini.

Saat ini, The Lowline Lab hanya dibuka untuk umum pada hari Sabtu. Sedangkan James Ramsey dan Dan Barasch, salah seorang pendiri taman ini, akan terus berusaha mengembangkan taman ini. Menurut Ramsey, dia dan rekannya ingin agar taman bawah tanah ini menjadi area publik layaknya taman pada umumnya.

Akan tetapi, Ramsey mengatakan hasil akhir dari usaha keras mereka akan tampak pada tahun 2020 nanti. Dia dan rekannya ingin agar taman bawah tanah ini benar-benar menjadi layaknya taman di permukaan. Artinya, taman ini akan benar-benar terbuka untuk umum, bila dia berhasil mengatakan kepada anak-anak bahwa taman ini bukanlah impian, namun kenyataan.

Taman Bawah Tanah