Bisa dibilang tempat yang satu ini adalah salah satu surga dunia. Tepatnya di Yunani, sebuah bangunan yang dulunya adalah sebuah benteng tua yang dibangun di abad pertengahan. Bangunan benteng ini berada di Mani, semenanjung Peloponnese. Bangunan benteng tua ini kini direnovasi menjadi sebuah penginapan. Arsitektur penginapan bekas benteng ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan, khususnya bagi para tamu yang menginap di penginapan ini. Daya tarik lainnya terletak pada panorama alam, khususnya laut, yang dapat dipandang luas oleh para tamu. Bagaimana tidak, bangunan benteng yang bertransformasi menjadi penginapan yang nyaman dan indah ini menghadap langsung ke lautan lepas. Dari penginapan, tamu dapat menikmati keindahan laut yang dikelilingi oleh landskap alami yang benar-benar masih sangat alami.

Bangunan benteng yang dibangun di pertengahan abad umumya dilengkapi dengan bangunan menara. Menara pada bangunan ini dipugar sedikit dengan tambahan material yang hampir sama dengan material yang digunakan di masa Romawi Kuno. Demikian juga dengan teknik yang diaplikasikan. Bangunan benteng diperkuat dengan material-material batu yang diambil dari area sekitar benteng. Jika dilihat dari luar, fasad bangunan terlihat masih sama dengan bangunan aslinya, yaitu sebuah benteng tua. Namun jika diperhatikan bagian dalam bangunan, terdapat perubahan-perubahan seperti adanya kolam renang dengan style interior yang sangat apik. Tak hanya kolam renang saja yang sangat menarik, para tamu penginapan pasti juga akan terkesima dengan gaya arsitektur halaman bagian dalam penginapan bekas benteng ini.

Penginapan Bekas Benteng

Gaya interior pada bagian halaman dan kolam renang dibuat semirip mungkin dengan gaya interior Mediteranian dan Yunani Kuno. Sementara perabotan interior penginapan yang dipilih adalah perabotan-perabotan dengan gaya kontemporer alias modern. Tentu keduanya terlihat begitu kontras. Meski sangat kontras, keduanya tetap terlihat indah dipandang. Gaya dekorasi interior seperti ini justru yang menjadikan penginapan ini terlihat begitu unik (keunikan lainnya selain fasad desain arsitektur bangunan).

Penginapan bekas benteng medieval ini memiliki 3 kamar tidur, 4 lantai, dapur bersama, kamar mandi, dan halaman belakang. Bangunan ini juga memiliki dua buah menara yang lokasinya berjauhan.  Bangunan menara begitu sederhana alias hanya sekedar bangunan kotak yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan bangunan utama. Kedua menara dilengkapi dengan lubang ekcil yang berfungsi sebagai jalan masuknya cahaya alami dan udara dari luar. Jika dulu menara pada bangunan benteng digunakan sebagai spot untuk mengamati area sekitar, terutama jangkauan musuh, saat ini kedua menara ini dimanfaatkan sebagai spot yang mirip fungsinya dengan balkon di sebuah hunian. Para tamu yang menginap di penginapan ini dapat dengan puas memandangi pemandangan indah di sekitar bangunan benteng yang kini beralih fungsi menjadi sebuah penginapan.

Penginapan Bekas Benteng