Terarium adalah salah satu cara menaman tumbuhan dalam cara baru yang dihadirkan dalam sebuah wadah kaca. Miniatur ekosistem darat ini terlihat indah dan menarik dengan balutan kaca bening. Anda bisa melihat kapanpun dan dimanapun tumbuhan dan tanaman di dalam wadah kaca sebagai elemen dekorasi ruangan di rumah Anda.

Apa Saja Fungsi Terarium?

Fungsi terrarium sebenarnya hampir sama dengan akuarium dimana dipergunakan untuk memelihara tanaman dalam ukuran yang amat kecil. Wadah yang dipergunakan untuk terrarium sebenarnya bisa apa saja yang penting adalah transparan seperti botol, toples, gelas dan bahkan bohlam lampu. Tujuan pemilihan wadah kaca ini untuk mempercepat proses fotosintesis di dalam wadah kaca sehingga tumbuhan tidak mati di dalam botol kaca. Selain itu, fungsi dari penciptaan terrarium ini sebagai elemen dekoratif. Fungsi terrarium ini bisa sebagai penghias ruangan dan solusi terbaik untuk menghadirkan tumbuhan asli di dalam ruangan rumah.

Terarium

Jenis Terarium

Anda harus menyadari bahwan terrarium itu menggunakan tumbuhan asli sehingga memerlukan perawatan sama layaknya tanaman biasa seperti di kebun bunga. Biasanya jenis tanaman yang dipilih adalah tanaman yang mempunyai pertumbuhan lambat dan perawatan tak intens. Untuk mempermudah perawatan, sebaiknya tempatkan tumbuhan dengan karakter sama dalam satu tempat agar bisa tumbuh secara baik dan benar. Beberapa tumbuhan yang sering digunakan sebagai terrarium adalah lumut, kaktus, paku, sukulen, dan sanseviera.

Terarium dibagi menjadi dua jenis yaitu terrarium terbuka dan tertutup. Kategori terrarium ini mengacu pada bentuk dan jenis wadah kaca yang digunakan. Untuk terrarium tertutup, biasanya terrarium mempunyai siklus air yang berputar secara terus menerus setiap saat. Siklus air ini dimulai dari air yang diberikan dan transferkan kepada tanaman dan terjadi penguapan. Proses penguapan inilah yang akan terhalang oleh dinding wadah sehingga air akan jatuh pada media tanam. Wadah tertutup cocok sekali untuk tanaman yang tahan terhadap suhu dan kelembaban yang tinggi. Tapi, sangat disarankan untuk membuka wadah kaca setiap seminggu sekali agar tumbuhan tidak layu dan tak ada lagi uap air yang menempel pada dinding wadah kaca.

Sedangkan untuk jenis terrarium terbuka, proses penyiraman harus sering dilakukan karena biasanya tanaman akan kehilangan air banyak.Terarium jenis ini sangat pas bagi tanaman dan tumbuhan kering yang tak tahan terhadap kelembaban udara yang tinggi. Baik jenis terrarium terbuka ataupun tertutup pastikan bahwa wadah tersebut memperoleh sinar dan cahaya yang cukup. Tapi, pastikan bahwa tanaman tersebut tak boleh terkena dengan sinar matahari secara langsung karena akan membuat tanaman menjadi mati dan terbakar.  Anda bisa membuat tanaman hias ini sendiri dengan mempersiapkan segala kebutuhan dan peralatan yang dibutuhkan. Jangan lupa untuk menyirami terrarium tersebut setiap hari agar bisa hidup subur.

Terarium