Lokasi adalah salah satu faktor penting yang wajib diperhatikan dengan matang sebelum Anda membeli atau bahkan membangun sebuah rumah hunian. Lokasi yang akan dipilih baik itu di sudut kota maupun di tengah kota tentu mempunyai perlakuan yang tidak sama pada saat membangun dan merawat rumah tersebut.

Misalnya saja Anda akan mendirikan hunian di tepi laut. Keindahan panorama laut memang membuat banyak orang mendambakan memiliki rumah di dekat laut. Tidak sama dengan rumah yang ada di pusat kota, menikmati panorama laut akan membawa Anda lebih dekat dengan alam dan menciptakan suasana yang menenangkan untuk berelaksasi.

Namun, ada beberapa hal yang mengharuskan para pemilik rumah untuk memberikan perlakukan khusus terhadap bangunan di dekat laut supaya tahan lama dan tidak mudah rusak. Hal yang dimaksud tersebut termasuk angina laut yang mengandung garam sehingga berpotensi mempercepat terjadinya korosi, air pasang, langkanya air tawar, erosi pantai, dan berbagai hal lainnya. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut sebelum Anda memutuskan membangun rumah di tepi laut.

Keadaan Lahan

Hal pertama dan utama yang wajib Anda perhatikan adalah keadaan lahan sekitar. Anda perlu memastikan bahwa lahan yang dipilih untuk mendirikan rumah hunian cukup kuat untuk menahan beban bangunan yang akan didirikan dan juga tidak rawan erosi. Bila kondisi tanahnya tidak terlalu keras, sebaiknya pilihlah jenis pondasi cakar ayam. Jenis pondasi ini lebih kuat dan stabil untuk lahan yang kurang keras.

Rumah Hunian

Struktur Bangunan

Level tanah yang nantinya akan dibangun sebaiknya memiliki posisi yang lebih tinggi dari permukaan laut. Hal ini bertujuan supaya pada saat air sedang pasang, hunian tidak akan mengalami banjir. Selanjutnya, pertimbangkan kekuatan dari pondasinya. Tiap – tiap bangunan membutuhkan kendalaman pondasi yang tergantung dari beban bangunan itu sendiri dan juga kondisi tanahnya.Untuk mengetahui stratifikasi tanah dan kedalaman tanah, Anda dapat melakukan tes sondir.

Memilih Material

Ketersediaan bahan atau material dan bahan dasar pondasi adalah hal penting selanjutnya yang perlu Anda perhatikan. Banyaknya ketersediaan batu karang di kawasan pesisir dapat menjadi bahan dasar alternative untuk membuat pondasi bangunan.

Sementara itu untuk mencegah kerusakan material yang disebabkan oleh angina laut yang mengandung garam, Anda dapat menyiasatinya dengan memanfaatkan material kayu besi atau kayu ulin atau material beton precast yang kuat dan tahan air. Sebaliknya, Anda perlu menghindari penggunaan material besi atau baja karena material tersebut lebih rentan terhadap karat.

Memaksimalkan Bukaan

Untuk memaksimalkan pemandangan laut yang nampak dari dalam rumah hunian, sebaiknya Anda membuat bukaan – bukaan yang lebar. Bukaan ini dapat berupa jendela kaca atau pintu. Selain itu jangan lupa juga untuk memasang shading atau tirai. Tirai tersebut berfungsi untuk menghalau cahata matahari yang terik pada saat siang hari. Dengan cara ini, penggunaan pendingin ruangan di dalam rumah juga dapat diminimalisir.

Rumah Hunian