Founder Apple, Steve Jobs, memang melegenda. Sepeninggalannya kini berdiri sebuah kampus yang bernama Kampus Apple. Kampus ini didirikan oleh Steve Jobs sendiri. Pada tahun 2011 lalu, Steve Jobs mengajukan proposal pengadaan proyek kampus baru milik Apple kepada Dewan Kota Cupertino, California, Amerika Serikat. Steve ingin sekali membangun gedung dengan julukan gedung terbaik di dunia. Empat tahun kemudian, Apple saat ini tengah menyelesaikan gedung impian sang mendiang, dan tak lama lagi gedung tersebut akan menjadi kenyataan.

Kampus Apple didesain oleh Norman Foster. Sang arsitek sengaja mendesain gedung tersebut menyerupai bentuk pesawat ruang angkasa yang megah. Di dalam gedung nantinya akan dilengkapi dengan fitur-fitur canggih yang dapat memberikan kemudahan bagi para karyawannya. Selain desain arsitekturnya yang unik, Kampus Apple juga memiliki sejumlah fakta unik lainnya. Penasaran? Simak informasinya berikut ini.

Keterlibatan Steve Job

Tahun 2009 lalu, tepatnya saat musim panas, secara pribadi Steve Jobs memanggil Norman Foster yang tak lain adalah kepala pimpinan perusahaan arsitektur ternama di AS, Foster+ Partners. Ia meminta Foster untuk membuatkannya sebuah desain untuk gedung yang akan ia beri nama Kampus Apple. Untuk pertama kalinya Jobs meminta Foster untuk tidak menganggapnya sebagai klien, melainkan sebagai bagian dari tim Foster.

Kampus Apple Terispirasi dari London Square

Norman menyebutkan bahwa gedung Kampus Apple terinspirasi dari bangunan London Square yang mana pada area London Square terdapat banyak rumah yang dibuat melingkari sebuah taman besar yang hijau dan berpohon rimbun. Kampus Apple sendiri kabarnya akan dilengkapi dengan taman besar. Ide pembangunan sebuah bangunan yang besar dengan taman besar tersebut lahir dari rangkaian proses yang panjang. Foster juga menginformasikan bahwa Apple juga memiliki rencana untuk membangun kampus kedua di lokasi yang berbeda.

Kampus Berkapasitas 13.000 Karyawan

Kampus raksasa ini nantinya dapat menampung sekitar 13.000 karyawan. Luasnya sendiri mencapai 260.128 meter persegi dan desain gedungnya berupa lingkaran cincin. Bangunan berbentuk cincin ini nantinya akan didominasi oleh kaca berkualitas terbaik. Penggunaan kaca ini dimaksudkan agar terjadi kolaborasi dan komunikasi yang baik antar karyawan. Jumlah ruangan yang akan dibuat sebanyak 7.710 meter persegi. Ribuan ruangan ini nantinya akan digunakan sebagai ruang pertemuan.

Fasad bangunan berupa kaca dengan lengkungan terbesar di dunia

Akan ada 3.000 lembar kaca yang dibuat melengkung di Kampus Apple ini. Kaca dipasang dengan cembungan berada di luar. Konsep penataan fasad ini bertujuan agar para karyawan tetap dapat menikmati landskap taman yang ada di luar gedung.

Adapun fakta-fakta menarik lainnya yaitu auditorium dengan kapasitas 1.000 orang, area terbuka (taman hijau 80 persen), dan menu makanan dengan bahan yang diambil langsung dari taman dekat Kampus Apple. Sungguh menarik, bukan?

Kampus Apple