Setelah beberapa waktu bereksperimen dengan kontainer pengiriman dan menggunakannya untuk membuat segala macam retret yang nyaman, kabin dan struktur kecil lainnya, arsitek sekarang mulai juga mengambil proyek skala besar yang melibatkan kontainer yang direklamasi. Contohnya adalah bangunan tempat tinggal ini terletak di pusat kota Johannesburg, di Afrika Selatan. Proyek ini dikembangkan oleh studio LOT-EK pada tahun 2017. Bangunan ini setinggi enam lantai, terletak di situs segitiga dan dibangun dari 140 kontainer pengiriman yang direklamasi.

Unit disusun menjadi dua bagian dengan halaman segitiga di antaranya. Satu bagian memiliki modul hijau dan yang lainnya berwarna biru. Wadah-wadah tersebut telah dipilih dengan sengaja untuk menampilkan dua warna ini, sehingga tidak memerlukan pengecatan ulang dan memberikan rumah dan bangunan tersebut wadah sebuah tampilan asli dan asli.

Shipping-containers-apartment-complex-in-South-Africa

Shipping-containers-apartment-complex-in-South-Africa-ground-floor

Lantai dasar bangunan adalah zona serba guna yang mencakup unit hunian di bagian belakang, ruang ritel di sepanjang sisi jalan dan halaman dan kolam kontainer pengiriman di antaranya. Enam lantai di atas berisi apartemen mulai dari 300 hingga 600 kaki persegi, masing-masing dengan akses ke balkon dan masing-masing menampilkan jendela sudut yang membentuk pola chevron di seluruh fasad bangunan. Potongan miring di lantai dasar melengkapi polanya.

Shipping-containers-apartment-complex-in-South-Africa-balcony

Shipping-containers-apartment-complex-in-South-Africa-windows

Shipping-containers-apartment-complex-in-South-Africa-complex

Interio-Shipping-containers-apartment-complex-in-South-Africa

Nah, bagaimana? kreatif bukan? menarik sekali apabila ini ada di Indonesia, semoga saja para arsitek Indonesia kepikiran untuk membuat yang seperti ini.