Panel surya tidak harus selalu dipasang di bagian atas atap rumah. Selain dapat digunakan untuk menyerap energi surya untuk menghasilkan energi listrik, panel ini juga dapat dipasang menjadi fasad yang cantik sehingga dapat difungsikan sebagai pelindung rumah terhadap paparan cahaya matahari secara langsung saat siang hari.

Hal inilah yang telah dicoba oleh Studio Bernstard, sebuah studio arsitek yang berasal dari Stockholm, Swedia. Studio Bernstrand ini memanfaatkan sistem modular yang mengintegrasikan panel surya di sisi depan bagian rumah tinggal. Studio tersebut menggunakan jendela, awning, dan balkon sebagai tempat untuk memasang panel tersebut.

Pemasangan panel untuk menjadi fasad membuat panel tersebut membuatnya memiliki lebih dari satu fungsi. Selain dapat digunakan sebagai perisai dari cahaya matahari di siang hari, pada saat yang bersamaan panel tersebut juga menangkap banyak energi matahari yang dapat disimpan untuk diubah menjadi energi listrik.

Penempatan dan desain dari potongan panel tersebut diperhitungkan berdasarkan jumlah maksimal sumber cahaya matahari yang akan menerpanya. Bernstard memanfaatkan cahaya matahari melalui jendela yang membuka saat siang hari dan menutup saat sore hari, dari awaning yang dapat bergerak keluar dan masuk serta bagian balkon atau teras yang selalu mendapat cahaya matahari penuh selama seharian.

Modul yang telah disiapkan oleh studio Bernstrand ini terdiri dari 3 macam di antaranya adalah awning, jendela untuk semua jendela, dan balkon depan. Balkon atau teras biasanya dibuat untuk mencegah bayangan matahari di jendela. Balkon mempunyai bukaan sekitar 400 mm atau 4 meter di sisi rumah. Sedangkan awning diletakkan di atas jendela dan memungkinkan untuk terus disesuaikan untuk menyediakan pilihan seberapa maksimal cahaya matahari dapat mencapai balkon.

Jenis panel surya yang ditempatkan sebagai fasad bangunan saat ini tentu masih sangat jarang. Pasalnya kebanyakan solar panel biasanya hanya dipasang di bagian atas karena secara umum atap juga merupakan bagian yang selalu terkena sinar matahari sepanjang hari.

Namun jika Anda memiliki masalah dengan balkon atau teras yang terasa panas saat siang hari, maka Anda dapat menyiasatinya dengan mengaplikasikan panel ini di bagian fasad sehingga siang hari teras tidak akan terasa panas dan panas tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik sehingga juga turut membantu menghemat biaya listrik di rumah atau bahkan dapat memproduksi listrik sendiri.

Saat ini penggunaan solar panel memang sudah mulai banyak digunakan tidak hanya pada bangunan komersial saja tetapi juga dipasang di rumah – rumah hunian. Penggunaan panel tersebut menjadi salah satu cara alternatif untuk rumah ramah lingkungan yang ingin menghemat listrik karena rumah dapat memproduksi listrik sendiri dengan mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik.

panel surya, fasad rumah, fasad, properti, modern architecture