Pada saat membuat desain rumah, sebuah objek biasanya akan ditampilkan dengan lebih baik dan menarik. Desain tersebut dikatakan sukses jika dapat memberikan kenyamanan dan bisa dinikmati oleh pemilik rumah. Anda dapat melihat warna dan objek karena cahaya. Sebenarnya yang dipentingkan dari cahaya memang tidak hanya sekedar terang dan gelap saja.

Terdapat celah – celah di antara gelap dan terang itu yang sangat berkaitan dengan kenyamanan. Setidaknya terdapat 2 cara untuk mencahayai rumah yakni dengan cahaya alami dan juga dengan lampu. Selain berfungsi sebagai elemen penerang yang membantu melancarkan kegiatan manusia, kedua tipe pencahayaan tersebut saat ini fungsinya semakin berkembang.

Berbicara mengenai cahaya alami, kondisi alam Indonesia yang mempunyai iklim tropis ini memang patut untuk kita syukuri karena kita dapat memperolehnya dengan mudah dan gratis. Tetapi demi sebuah kenyamanan Anda tentu perlu mengontrolnya ketika menggunakannya. Anda dapat menggunakan terang yang dihasilkan tetapi juga mengendalikan panasnya.

Demikian halnya dengan lampu yang merupakan cahaya buatan. Tentu saja prinsip ‘asal terang’ sudah tidak sesuai lagi. Dari sebuah lampu, yang diharapkan tidak hanya sekedar terang yang dihasilkan tetapi juga efek yang muncul dari terangnya. Memaksimalkan cahaya bisa dilakukan dengan memperhatikan keempat peranannya yaitu sebagai berikut.

Menciptakan Keindahan

Sebuah cahaya mampu membantu meningkatkan kualitas estetika atau keindahan dari sebuah ruang dan bangunan. Elemen dan detail arsitektur serta ruangan yang spesifik dapat ditonjolkan melalui jenis pencahayaan tertentu agar objek tersebut menjadi terlihat lebih indah dan juga dominan.

Desain Rumah

Mempengaruhi Suasana Hati

Cahaya dapat memberikan kesan tertentu yang dapat berpengaruh terhadap jiwa manusia. Sekedar informasi, cahaya berwarna biru dipercaya dapat membuat pikiran lebih tenang. Sementara itu cahaya hijau diyakini cocok untuk menyeimbangkan emosi dan berelaksasi. Jika Anda ingin mendapatkan kesan yang eksotik dan menarik, maka cobalah untuk menggunakan warna merah.

Pemilihan pencahayaan tersebut dapat disesuaikan dengan desain rumah atau ruang. Misalnya saja Anda ingin mendapatkan suasana yang tenang dan rileks di kamar, Anda dapat memilih pencahayaan dengan warna biru. Sementara itu jika Anda ingin menghadirkan suasana romantis di kamar, Anda dapat menggunakan pencahayaan berwarna merah.

Membentuk Persepsi

Cahaya mampu menciptakan karakter dan nuansa ruangan yang diinginkan. Sebagai contoh efek cahaya dapat menciptakan kesan lebih luas di sebuah ruang yang sempit atau bisa juga memberikan kesan yang lebih tinggi di sebuah ruangan yang rendah.

Memisahkan Ruang

Penempatan cahaya dengan jenis cahaya tertentu akan memisahkan ruangan satu dengan ruangan lainnya walaupun ruangan – ruangan tersebut berada di dalam area yang sama.

Itulah beberapa peran cahaya dalam desain rumah. Dengan mengetahui peranan cahaya, tentu kini Anda akan lebih selektif dalam menentukan jenis pencahayaan yang sesuai dengan kebutuhan rumah Anda.

Desain Rumah