Secondary skin dirancang karena menawarkan beberapa manfaat untuk bangunan. Sesuai dengan namanya yang dapat diartikan sebagai ‘kulit kedua’, bagian ini dapat berfungsi sebagai pelindung fisik bangunan dari paparan cuaca seperti hujan atau sinar matahari.

Selain itu, desainnya juga mampu meredam panas cahaya matahari sekaligus menciptakan bayangan. Hasilnya bagian interior rumah terasa lebih sejuk. Dengan letaknya yang seringkali ditempatkan di dekat jendela juga cukup membantu menghalangi pandangan luar ke bagian dalam interior.

Sementara itu untuk material dan desain yang digunakan saat ini juga sudah bervariasi mulai dari bambu, papan kayu, hingga logam. Oleh karena itu juga menghadirkan ‘kulit kedua’ tidak hanya sekedar karena fungsi saja tetapi juga desain yang mampu mempercantik tampilan fasad rumah.

Dengan desainnya yang unik, tampilan fasad rumah akan terlihat lebih menarik. Berikut ini adalah beberapa contoh yang mungkin dapat menginspirasi Anda dalam merancang ‘kulit kedua’ di rumah.

Metal Sheet Bermotif

Bahan metal yang dapat digunakan adalah tipe melted steel dengan motif. Motif pada jenis metal ini dapat diperoleh melalui teknik laser cutting. Anda dapat menggunakan motif tradisional, modern, atau motif lainnya sesuai dengan selera atau desain rumah.

Motif tersebut merupakan salah satu hal penting yang dapat menentukan seperti apa tampilan ‘kulit kedua’ dan fasad rumah secara keseluruhan. Selain fasad, interior rumah juga akan terlihat menarik dengan adanya bayangan yang mengikuti motif pola ‘kulit kedua’ tersebut.

Panel Alumunium

Panel alumunium yang dimanfaatkan sebagai kulit kedua dapat dipasang dengan cara digantung pada rangka besi. Keunggulan dari penggunaan material ini adalah mampu membuat ‘kulit kedua’ tersebut bergerak ketika tertiup angin.

Selain itu kerangka besi yang dipergunakan juga dapat menyamarkan bentuk massa pada bangunan di lantai dua. Bentuk, warna, dan desainnya jelas mampu membuat fasad rumah terlihat berbeda dan cantik.

Susunan Kayu

Kayu juga sudah cukup umum digunakan sebagai secondary skin. Material yang digunakan dapat berupa bilah kayu bengkirai yang dikenal tahan cuaca sehingga sangat ideal untuk pemakaian outdoor.

Bambu

Bambu bisa menjadi salah satu pilihan menarik sebagai material untuk ‘kulit kedua’. Bambu tersebut disusun miring secara vertikal dengan ketinggian bervariasi dan membentuk pola yang sering dikenal dengan sebutan representasi gunung. Jenis bambu yang dapat digunakan adalah bambu cendani dan bambu apus.

Batu Bata

Batu bata yang dimanfaatkan sebagai ‘kulit kedua’ dapat disusun secara zig zag agar tercipta celah dan membuat keseluruhan panas tidak dapat masuk ke dalam interior.

Papan Kayu

Secondary skin di rumah dapat diletakkan di depan jendela ruang kamar sehingga dapat memberikan privasi lebih. Bahannya berupa papan kayu dan dipasang secara selang – seling sehingga dapat memberikan celah untuk memungkinkan cahaya matahari masuk ke ruangan sekaligus tidak membiarkan cahaya tersebut masuk secara berlebih.

Secondary Skin