Jika Anda sedang berencana untuk meletakkan tanaman indoor di dalam ruangan dan menginginkan tanaman yang tidak membutuhkan perawatan ekstra, pilihlah jenis tanamkan yang pertumbuhannya lambat dan tidak berbunga. Ada dua macam tanaman untuk diletakkan di dalam rumah yakni jenis tanaman berdaun dan tanaman berbunga.

Tanaman Berdaun

Tanaman Aglaonema

Tanaman dari jenis keladi – keladian ini cukup mampu bertahan hidup di dalam ruang yang minim cahaya. Aglaonema dapat ditanam di dalam pot atau lanskap. Daunnya yang beraneka warna seperti campuran merah, hijau pink, dan putih ini tentu akan membuat ruangan semakin menarik.

Palem

Jenis tanaman yang satu ini akan tahan lama meskipun ditanam di dalm ruangan. Bahkan tanaman ini mampu bertahan hingga 1 satu minggu tanpa dikeluarkan. Tanaman palem sangat ideal untuk daerah subtropics dan tropis. Lebih menariknya, tanaman tersebut bisa ditanam di tempat yang teduh atau langsung di bawah cahaya matahari.

Sanseviera

Tanaman ini juga sering dikenal dengan sebutan lidah mertua. Tanaman ini tergolong cukup unik. Pasalnya sanseveira mampy mengubah karbon dioksa menjadi oksigen saat malam hari. Walaupun demikian, tanaman ini tetap memerlukan cahaya matahari.

Tanaman Indoor

Succulent

Sebenarnya ini adalah istilah yang digunakan untuk sekelompok tanaman yang telah beradaptasi di daerah yang kering. Tanaman ini mampu menyimpan persediaan air di batang, daun atau pada akar. Jenis tanaman succulent dapat diartikan sebagai tanaman yang mampu bertahan saat musim kemaru.

Hal ini karena adanya timbunan air pada bagian batang tanaman ini. Oleh sebab itu tanaman ini memiliki penampilan yang agak gemuk dan unik dibandingkan jenis tanaman yang lain. Ciri khas seperti ini juga dimiliki oleh tanaman jenis kaktus. Jadi semua jenis tanaman kaktus juga termasuk succulent. Tetapi tidak semua succulent merupakan kaktus.

Terrarium

Terrarium merupakan seni meletakkan dan menata tanaman hidup dalam sebuah wadah berupa kaca bening yang dapat digunakan sebagai dekorasi rumah maupun untuk menghemat lahan tanam. Biasanya tanaman yang digunakan adalah jenis rerumputan kecil dan kaktus.

Tanaman Bunga

Sphatuphyllum

Tanaman bunga ini juga sering disebut dengan piecen Lily. Biasanya bunga ini berwarna putih dan merah dengan daun berwarna gelap dan panjang. Jenis tanaman indoor ini dapat membantu membersihkan ruang dari berbagai zat polutan.

Bahkan sphatuphyllum dapat menyaring beberapa jenis kotaminan seperti formaldehida, benzene, dan trichloroethylene. Mengingat tanaman ini tidak memerlukan cahaya matahari, maka tanaman ini sangat cocok untuk ditanam di dalam ruangan.

Anggrek

Anggrek memang telah dikenal sebagai tanaman yang sulit tumbuh dan rewel. Jika memilih anggrek sebagai tanaman indoor, sebaiknya hindari memberikan penyiraman yang berlebih dan terpapar cahaya matahari terus menerus.

Aster Gerbera

Tanaman bunga ini sangat cocok untuk pemilik rumah yang sering mengalami insomnia atau memiliki gangguan pernapasan ketika tidur. Tanaman ini mampu menghasilkan oksigen yang banyak sehingga dapat membuat tidur lebih nyenyak.

Tanaman Indoor